Jumat, 12 Mei 2017

Bukit Malimbu di Lombok

Berwisata mengunjungi Obyek Wisata di Lombok bagaikan paket komplit untuk menikmati keindahan alam, hampir semua tersaji di pulau Lombok, mulai keindahan di dasar laut yang bisa kita nikmati dengan ber snorkeling di Gili Trawangan, deretan pantai - pantai cantik di selatan Lombok, seperti Pantai Kuta Lombok, Tanjung Aan dan Pantai Seger, pantai Mawun dan pantai Selong Belanak, kehidupan suku asli Lombok di desa Sasak Sade, bahkan nuansa pegunungan dengan hawa sejuknya di Senaru Lombok Utara, beserta beberapa air terjun di Lombok seperti Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Benang Kelambu. Tidak hanya itu, pulau Lombok juga mempunya gunung Rinjani, salah satu gunung tertinggi di Indonesia, bahkan perbukitan dengan pemandangan langsung ke arah laut lepas juga dapat kita temui di Lombok, seperti Bukit Merese dan Bukit Malimbu.
Malimbu hills
Bukit Malimbu di Lombok

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama mengunjungi tempat wisata di Pulau Lombok, yaitu Bukit Malimbu

Menikmati pantai tidak harus dengan bermain ombak yang menerjan tepi pantai dan merasakan halusnya pasir pantai di telapak kaki. Di kawasan bukit Malimbu Lombok, kita bisa menikmati indahnya pantai dengan cara yang tidak biasa, yaitu dengan memandanginya dari atas bukit. Menikmati pantai dari ketinggian justru akan semakin membuat kita kagum dengan ciptaan Tuhan dan bersyukur atas anugerah yang diberikan.

Bukit Malimbu di Lombok merupakan salah satu tempat wisata kebanggan kabupaten Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat. Dari bukit Malimbu, kita bisa melihat gunung Agung di Bali jika kondisi cuaca cerah, dan pulau 3 Gili (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air) juga bisa kita lihat secara langsung dari kejauhan.
Bukit Malimbu di siang hari ... panas

Letak, akses jalan atau rute menuju Bukit Malimbu Lombok

Bukit Malimbu berlokasi tidak jauh dari pantai Senggigi Lombok, berjarak sekitar 7 km. Lokasi bukit Malimbu yang berada di tepi jalan bisa kita jumpai saat perjalanan dari Senggigi menuju Gili Trawangan, jika kita menuju Gili Trawangan melalui penyebrangan di pelabuhan Bangsal

Jika kita melalui rute perjalanan dari Bandara International Lombok Praya atau BIL menuju ke Gili Trawangan, secara otomatis kita akan melewati lokasi bukit Malimbu ini. Rute yang akan di lewati sebagai berikut, perjalanan dari Bandara International Lombok BIL ke Senggigi bisa menggunakan Bus Damri dari Bandara dengan harga tiket Rp. 30.000, perjalanan sekitar hampir 2 jam. Jika sudah sampai Senggigi, bisa mengunakan jasa rental motor atau mobil yang banyak kita temui di area wisata pantai Senggigi untuk melanjutkan perjalanan . Perjalanan dari pantai Senggigi ke bukit Malimbu bisa kita tempuh sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor, sangat mudah untuk menemukan lokasi bukit Malimbu, karena letaknya berada di tepi jalan, tinggal mengikuti jalan raya di tepi pantai tersebut sampai kita menemukan tikungan jalan yang terdapat banyak motor dan mobil parkir di tepi jalan, itulah Bukit Malimbu.
Lokasi Bukit Malimbu yang berada di dekat jalan raya

Keunikan dan keistimewaan Bukit Malimbu

Bukit Malimbu menyajikan pemandangan indah yang dapat dilihat dari sisi manapun, bagi Anda yang hobi photography, bisa menjadikan cuaca cerah dengan pemandangan mempesona menjadi obyek yang menarik dan bisa di abadikan. Jika dilihat dari atas bukit, kita akan melihat pasir putih yang menghampar luas tepat di depan bukit Malimbu ini. Gunung Agung yang berada di Bali juga bisa kita lihat secara langsung dari atas bukit Malimbu.
Pulau 3 Gili terlihat dari kejauhan di Bukit Malimbu

Sunset di Bukit Malimbu

Pada saat kita mengelilingi sekitar bukit ini, kita akan dihadapkan dengan beberapa spot menarik yang tampak seperti lukisan hidup. Beberapa gugusan pohon kelapa, rerumputan hijau dan beberapa orang sedang menaiki boat akan terlihat dari Bukit Malimbu. Hampir semua pengunjung yang datang akan mengabadikan kesempatan untuk berfoto dengan latar belakang pemandangan yang luar biasa indah. Bukit Malimbu juga sering digunakan pasangan calon pengantin untuk foto prewedding. Menjelang sore hari, lokasi bukit Malimbu semakin banyak dikunjungi wisatawan untuk menikmati moment matahari terbenam atu sunset. Bukit Malimbu merupakan salah satu spot terbaik untuk melihat sunset di pulau Lombok

Harga tiket masuk dan fasilitas di Bukit Malimbu Lombok

Para wisatawan yang berkunjung ke Bukit Malimbu Lombok tidak perlu membayar tiket masuk sama sekali, dengan kata lain gratis !!!. Pengunjung hanya membayar biaya parkir kendaraan mereka saja. Fasilitas tempat parkir di lokasi ini juga sangat luas di tepi jalan, ada beberapa penjual makanan yang menyediakan minuman hangat, seafood dan jagung bakar di dekat area parkir.
View Bukit Malimbu ... tempat yang keren buat berfoto

Penginapan atau hotel di sekitar Bukit Malimbu Lombok

Daerah keramaian di sekitar Bukit Malimbu berada di daerah wisata Senggigi yang berjarak sekitar 7 km, secara otomatis juga terdapat banyak penginapan ataupun homestay di Senggigi. Jadi sangat disarankan untuk memilih penginapan di daerah ini. Hotel besar seperti hotel Sheraton Senggigi dengan rate jutaan rupiah permalam, bahkan homestay dengan rate ratusan ribu bisa kita pilih untuk akomodasi bermalam selama menikmati wisata di pulau Lombok.

Cerita pengalaman berwisata menikmati Bukit Malimbu di Lombok

Entah sudah berapa kali saya mengunjungi lokasi wisata Bukit Malimbu ini, dikarenakan lokasinya yang mudah dicapai, dan pemandangan yang luar biasa indah adalah faktor yang membuat saya tidak ada bosannya untuk datang ke tempat ini. Hanya dengan membayar biaya parkir motor Rp. 2.000, keindahan alam Lombok di Bukit Malimbu bisa saya nikmati.

Dari tempat parkir motor yang berada di tikungan tepi jalan, kita sudah bisa menikmati bentangan alam yang sangat memanjakan mata, deretan perbukitan hijau membatasi pandangan mata kita disalah satu sisi, dan disisi lainnya lautan biru membentang dengan luasnya. Dari tempat parkir, kita akan melewati beberapa warung penjual makanan yang menawarkan menu seafood, beberapa jajanan gorengan, minuman, dan yang menjadi favorit saya di warung tersebut adalah jagung bakarnya. Jagung bakar bisa kita nikmati dengan duduk santai di tepian bukit sambil menikmati pemandangan laut lepas dan deretan perbukitan hijau.
Bersantai menikmati alam di Bukit Malimbu

Hawa dingin dan hembusan angin yang akan kita rasakan jika kita datang ke tempat ini menjelang sore hari, nikmati ketenangan dengan duduk-duduk santai di rerumputan hijau yang ada di tempat ini, akan membuat pikiran kita fresh dan sejenak melupakan keruwetan pikiran. Jika kita berjalan agak ke ujung bukit, kita akan menemui deretan pohon kelapa, dan di tempat inilah moment tyerbaik menikmati sunset bisa kita dapatkan, dan tentu saja jika kondisi cuaca cerah kita bisa melihat gunung Agung di Bali dari kejauhan.
Gunung Agung di Bali terlihat dari kejauhan saat sunset di Bukit Malimbu Lombok

Saya sudah merasakan keindahan dan ketenangan Bukit Malimbu di Lombok, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan keindahannya, selamat berlibur di Lombok
Menikmati hembusan angin di Bukit Malimbu Lombok

Perpaduan warna alam di Bukit Malimbu Lombok

Action .... sunset di Bukit Malimbu Lombok

Yakin tidak mau kesini ?? buruan ke Lombok

Bukit Malimbu di Lombok

Deretan pohon kelapa dan warga lokal di Bukit Malimbu Lombok

Senin, 26 Desember 2016

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Banyuwangi merupakan kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Jawa. Disebelah utara Banyuwangi berbatasan dengan kabupaten Situbondo, sedangkan sebelah timur berbatasan dengan selat Bali, dan sebelah selatan berbatasan dengan samudera Hindia. Banyuwangi yang terkenal dengan sebutan the sun rise of Java mempunyai banyak potensi wisata yang bisa membuat Banyuwangi menjadi salah satu tujuan wisata di propinsi Jawa Timur. Tempat wisata di Banyuwangi diantaranya adalah Kawah Ijen yang terkenal  dengan blue fire dan kawah hijaunya, Taman Nasional Baluran seperti layaknya padang savana di Africa, Pantai Pelengkung atau G - Land yang terkenal dengan ganasnya ombak yang merupakan surga bagi peselancar - surfer yang berkelas dunia, Green Bay atau Teluk Hijau - Ijo, dan Pantai Sukamade salah satu pantai yang terkenal dengan tempat konservasi untuk habitat penyu. Dan satu lagi yang bisa menjadi icon wisata Banyuwangi adalah pantai Pulau Merah, pantai berpasir putih halus ini bisa menjadi tujuan wisata keluarga jika berkunjung ke Banyuwangi.
Red Island in Banyuwangi
Pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama mengunjungi tempat wisata di Banyuwangi, yaitu Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah atau Red Island adalah sensasi wisata terbaru yang dimiliki Banyuwangi, Jawa Timur. Pulau kecil yang tidak jauh dari bibir pantai itu menjadi icon wisata paling menarik perhatian dan paling banyak dikunjungi. Lokasinya yang langsung menghadap samudera Hindia membuat pantai ini memiliki banyak keunikan.
Pantai Pulau Merah atau Red Island di Banyuwangi

Letak, akses jalan atau rute menuju Pantai pulau Merah Banyuwangi

Lokasi Pantai Pulau Merah berada di dekat pemukiman penduduk di desa Sumberagung, kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Akses jalan ke pantai Pulau Merah terbilang mulus dan beraspal, sehingga menjadikannya tujuan wisata warga Banyuwangi dan penikmat wisata pantai dari berbagai daerah. Pantai Pulau Merah yang termasuk bagian dari rangkaian pantai di selatan Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu 2.5 jam menggunakan kendaraan roda empat atau sepeda motor dari kota Banyuwangi atau sekitar 60 km dari pusat kota Banyuwangi. Di sepanjang perjalanan di pusat kota Banyuwangi dan hampir di setiap sudut jalan tersedia rambu-rambu penunjuk yang akan mengarahkan kita menuju kawasan wisata pantai Pulau Merah ini.
Petunjuk arah ke Pulau Merah yang terpampang di hampir persimpangan jalan di Banyuwangi

Keunikan dan keistimewaan Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Pantai Pulau Merah dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Bukit ini dapat dikunjungi dengan berjalan kaki saat air laut surut. Kawasan wisata ini dikelolah oleh Perum Perhutani unit II Jawa Timur, KPH Banyuwangi selatan. Nama Pulau Merah dikaitkan pada sebuah bukit kecil di tepi pantai yang memiliki tinggi sekitar 200 meter. Bukit tersebut memiliki tanah berwarna merah dan ditutupi oleh vegetasi hijau sehingga tidak terlalu tampak warna aslinya. Bukit ini bisa diakses pada saat air sedang surut.
Bukit di tepi pantai yang menjadi icon pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Pantai Pulau Merah mirip Pantai Kuta di Bali, namun ombaknya lebih bergulung, karena itu memungkinkan peselancar melakukan manuver dengan teknik tubes. Ombak di Pantai Pulau Merah dipastikan bisa menjadi tujuan peselancar pemula, amatir maupun profesional karena memiliki ketinggian rata-rata dua meter. Hal ini berbeda dengan pantai Plengkung atau G - Land yang lebih banyak dinikmati peselancar profesional.

Daya tarik lain dari pantai ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan desa nelayan Pancer. Kita dapat memanfaatkan rumah warga untuk menginap, karena masih belum ada hotel disekitar lokasi wisata ini.

Bagi kalangan penggemar fotografi, sunset Pulau Merah adalah salah satu spot sunset paling bagus di Banyuwangi. Tidak banyak pedagang asongan yang ditemui disini, sehingga pantai ini tampak bersih dan asri. Pada saat liburan tempat ini akan semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Penginapan atau Hotel di sekitar Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Lokasi pantai ini jauh dari pusat kota, sehingga belum ada hotel yang dibangun disekitar pantai ini. Namun jangan khawatir, kita kita memutuskan untuk menginap disekitar pantai Pulau Merah, kita bisa menggunakan rumah penduduk yang sengaja disewakan untuk para wisatawan yang ingin bermalam di pantai ini. Saat itu saya sempat bermalam di lokasi ini dengan menyewa kamar atau homestay di rumah penduduk seharga Rp. 150.000 permalam perkamar, kamarnya lumayan bersih dan satu rumah berisi 3 kamar daan saat itu terisi semua oleh pengunjung yang lain.

Harga tiket masuk dan fasilitas pantai Pulau Merah Banyuwangi

Pantai ini disukai sebagai salah satu tujuan wisata keluarga yang menarik di Banyuwangi, merupakan tempat favorit untuk menikmati sunset dan angin khas pantai, berfoto, bermain pasir, berjemur dan sebagainya. Untuk dapat masuk ke lokasi pantai, kita harus membayar biaya tiket masuk pantai Pulau Merah sebesar Rp. 2.500 per orang.
Tempat parkir yang luas di pantai Pulau Merah Banyuwangi

Sebagai tempat wisata untuk umum, pihak pengelolah sudah melengkapi pantai ini dengan fasilitas pengunjung, diantaranya tempat parkir kendaraan yang sangat luas, warung atau tempat makan disekitar pantai untuk kebutuhan para pengunjung, payung pantai yang disewakan dan berjejer rapi di tepian pantai, gardu pandang untuk mengawasi semua pengunjung pantai, penginapan atau homestay.
Payung pantai yang disewakan untuk pengunjung

Cerita pengalaman berwisata menikmati Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Setelah turun dari Kawah Ijen, rencana selanjutnya ingin berkunjung ke pantai Pelengkung atau G - Land, bermodal nekat dan GPS di handphone karena tidak tahu jalan, saat itu saya dan teman satu motor memacu kendaraan menuju pantai yang dimaksud. Setelah sampai di pusat kota Banyuwangi rencana ke pantai Plengkung berubah setelah melihat petunjuk jalan yang mengarahkan ke pantai Pulau Merah yang terpampang di sudut kota, jujur saja, sebelumnya saya dan teman satu perjalanan belum tahu apa itu pantai Pulau Merah, bahkan belum pernah mendengar sebelumnya. Saya menyempatkan search di google saat itu mencari tahu tentang pantai Pulau Merah, dan hasilnya terpampang foto-foto yang membuat saya ingin segera kesana.
Selamat datang di Red Island atau pantai Pulau Merah Banyuwangi

Matahari bersinar dengan teriknya saat itu sekitar pukul 1 siang, laju motor saya arahkan mengikuti petunjuk jalan ke pantai Pulau Merah, cukup jauh perjalanan dari pusat kota Banyuwangi ke pantai Pulau Merah, yang membuat salut yaitu semua persimpangan jalan terpampang jelas petunjuk arah menuju ke pantai ini.

Setelah perjalanan hampir 2.5 jam, akhirnya sampai juga di lokasi pantai Pulau Merah, hari menjelang sore, dan saya putuskan untuk bermalam di salah satu rumah warga disekitar pantai dengan harga sewa Rp. 150.000 permalam, setelah istirahat sebentar di penginapan,waktunya explore sunset di pantai Pulau Merah Banyuwangi

Pemandangan matahari terbenam atau sunset di pantai Pulau Merah sungguh indah, laut berubah menjadi kuning keemasan, kamera pun saya keluarkan untuk mengabadikan moment indah tersebut, air dan hawa dingin mulai terasa, waktunya kembali ke penginapan untuk istirahat.
Sunset atau matahari terbenam di pantai Pulau Merah Banyuwangi

Tidak terasa hari sudah berganti pagi, waktunya untuk melanjutkan menikmati keindahan pantai Pulau Merah. Sebelum explore pantai ini, saya menyempatkan untuk makan pagi di warung dekat pantai untuk mengisi tenaga, dan berlanjut menyusuri tepian pantai untuk hunting photo dan berfoto ria dengan pemandangan indah di pantai Pulau Merah ini. Setelah puas jepret foto sana-sini, akhirnya menjelang siang balik ke penginapan untuk packing ulang dan melanjutkan perjalanan ke kota Jember untuk menikmati event Jember Fashion Carnaval - JFC dan berkunjung ke Tanjung Papuma

Saya sudah merasakan keindahan pantai Pulau Merah ini, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan keindahannya, selamat berlibur di Banyuwangi.
Aku dan pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Pengunjung pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Salah satu sudut pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Perahu nelayan bersandar di pantai Pulau Merah

Hamparan pasir putih halus di pantai Pulau Merah Banyuwangi

Salah satu sudut pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Pantai Pulau Merah salah satu obyek wisata di Banyuwangi


Jumat, 11 November 2016

Monumen Nasional - Monas di Jakarta

Monumen Nasional atau biasa disebut Monas merupakan icon kota Jakarta. Monas merupakan sebuah tugu yang memiliki sejarah dan melambangkan semangat perjuangan, yang sekarang menjadi tempat wisata populer di kota Jakarta. Tugu Monas yang terletak di pusat kota Jakarta ini sangat menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia di ruang diorama ataupun menikmati segarnya hutan kota seluas kira-kira 80 hektar di tengah kota Jakarta.
Monumen Nasional - Monas

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama mengunjungi tempat wisata di Jakarta, yaitu Monumen Nasional atau Monas

Monas mulai dibangun pada bulan agustus tahun 1959 di area seluas 80 hektar, diarsitekturi oleh Soedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir Rooseno. Monumen ini diresmikan pada tanggal 17 Agustus tahun 1961 oleh Presiden RI Ir. Soekarno dan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu monumen nasional atau yang lebih dikenal dengan Monas ini, merupakan salah satu monumen yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat pada masa revolusi kemerdekaan melawan penjajah Belanda. Monas dibangun untuk memberi inspirasi serta membangkitkan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.
Taman kota di sekitar Monumen Nasional - Monas Jakarta

Letak, akses jalan atau rute menuju Monumen Nasional - Monas

Monumen Nasional atau Monas terletak di jalan medan merdeka , silang monas, Jakarta Pusat, yang tepat berada di jantung kota Jakarta ini tidak pernah sepi pengunjung. Apalagi setiap akhir pekan, kawasan taman ini tidak pernah ada sepinya. Khususnya, di hari minggu ratusan bahkan mungkin ribuan warga Jakarta dan pinggiran kota Jakarta datang menyempatkan berwisata di taman lapang dan rimbun oleh pepohonan di setiap sudutnya.

Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis trasnportasi yang dapat kita gunakan. Jika Anda pengguna kereta api, Anda bisa memilih kereta yang berhenti di stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas trasnportasi bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus, atau Anda dapat memarkir kendaraan di stasiun Gambir.
Tugu Monumen Nasional - Monas di Jakarta

Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas, Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara.

Keunikan dan keistimewaan Monumen Nasional - Monas


Monas dibangun setinggi 132 meter, monumen ini memiliki bentuk yang unik pada tugunya, yakni sebuah batu obeliks yang terbuat dari marmer berbentuk lingga yoni (alu lumbung), tinggi pelataran cawan 17 meter dan ruang museum sejarah 8 meter. Luas pelataran berbentuk bujur sangkar berukuran 45 meter persegi. Angka-angka ukuran tersebut diambil dari angka keramat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (17-8-1945)

Struktural bangunan Monumen Nasional -  Monas jika diuraikan dari bagian bawah ke atas sebagai berikut :
  • Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80 x 80 meter. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia
  • Pelataran bawah luasnya 45 x 45 meter, tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah. Di tempat ini kita bisa melihat betapa luasnya taman kota di sekitar area Monas ini.
Pelataran bawah Monumen Nasional - Monas
  • Pelataran puncak luasnya 11 x 11 meter, untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat keindahan kota Jakarta dengan hiasan gedung pencakar langitnya bisa kita nikmati di area ini, bangunan Istana Negara, masjid Istiqlal dan gedung Bank Indonesia bisa terlihat jelas dari atas puncak Monas ini. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat gunung Salak di Jawa Barat. 
Di dalam pelataran puncak bisa menikmati pemandangan kota Jakarta dari puncak Monas

Bangunan pencakar langit Jakarta dilihat dari puncak Monas

Bangunan istana negara terlihat dari puncak Monas

Masjid Istiqlal terlihat dari puncak Monas 
  • Tugu Monas memiliki puncak yang terbuat dari perunggu dengan berat 14.5 ton dan tingginya mencapai 4 meter serta berdiameter 6 meter. Api ini memiliki 77 bagian dengan lapisan emas seberat 50 kg. Api kemerdekaan ini juga merupakan simbol dari perjuangan rakyat Indonesia yang tidak pernah padam.
Setiap hari libur, Monas selalu dikunjungi banyak wisatawan. Disini kita bisa menikmati banyak jenis wisata yang berunsur pendidikan. Selain kita bisa menaiki monumen yang menjulang tinggi hingga ke puncak Monas, kita juga dapat berolah raga bersama teman dan keluarga. Kita juga bisa menikmati taman yang indah dengan berbagai pepohonan yang rimbun dan asri.
Puncak Monas dengan simbol api kemerdekaan

Harga tiket masuk dan fasilitas Monumen Nasional - Monas

Sewaktu saya berkunjung ke Monas saat itu, berikut beberapa informasi tentang wisata Monumen Nasional - Monas Jakarta :
  • Dibuka untuk kunjungan wisata setiap hari mulai pukul 08.00 s/d 16.00, kecuali setiap senin terakhir tiap bulan
  • Harga tiket masuk wisata ke cawan atau pelataran bawah Rp. 2.500,- /orang untuk dewasa dan Rp. 1.000,- /orang untuk pelajar / mahasiswa
  • Harga tiket masuk wisata ke pelataran puncak Rp. 7.500,- /orang untuk dewasa dan Rp. 3.500,- /orang untuk pelajar / mahasiswa
  • Harga sewa teropong Rp. 2.000,- /koin
Harga tiket masuk Monas yang sekarang sudah berubah nilainya

Seiring berjalannya waktu, proses penjualan tiket masuk ke Monas banyak mengalami perubahan, update terakhir yang saya dapat, para pengunjung nantinya akan menggunakan gelang yang terbagi dalam delapan warna. Masing-masing warna terbagi ke dalam delapan jam dengan rentang waktu selama satu jam. Nah, jika Monas mulai dibuka pukul 08.00 sampai 16.00, berarti tugu Monas dapat dikunjungi sesuai warna gelang yang berbeda dengan selisih waktu satu jam. Selain itu, sistem penjualan tiket juga akan berubah. Yaitu dengan satu tiket bisa dipakai sampai puncak Monas. Jadi penjual tiket tidak perlu bertanya apakah ke pelataran atau hanya sampai cawan, karena setiap pengunjung otomatis dapat masuk dan naik ke puncak seperti tiket terusan seharga Rp. 15.000.

Dengan diberlakukan sistem gelang tersebut, pihak pengelolah Monas berharap bisa mengurangi antrian pengunjung yang ingin berkunjung ke tugu Monas.

Saya sudah merasakan ketinggian puncak Monumen Nasional - Monas ini, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan keindahannya, selamat berlibur di Jakarta.
Aku dan Monumen Nasional - Monas
Gedung Bank Indonesia terlihat dari puncak Monas
Di dalam pelataran puncak Monas
Di pelataran bawah Monas
Bersepeda atau naik andong di sekitar Monumen Nasional - Monas
Tempat wisata di Jakarta, Monumen Nasional - Monas









Minggu, 16 Oktober 2016

Snorkeling di Karimun Jawa

Pesona keindahan kepulauan Karimun Jawa bukan hanya pada keindahan pantai-pantainya yang berpasir putih halus dengan air lautnya yang sangat jernih, tapi ada surga keindahan lainnya di Karimun Jawa, yaitu kehidupan bawah laut yang merupakan surga bagi ribuan biota laut dan terumbu karang yang harus tetap kita jaga kelestariannya. Keindahan bawah laut di Karimun Jawa tersebut bisa kita nikmati dengan cara snorkeling, dan tentu saja dengan tetap menjaga keseimbangan kehidupan laut tanpa harus merusaknya. Dengan melihat ikan beraneka warna bebas berenang kesana kemari disekitar kita akan memberikan nuansa tersendiri selama menikmati liburan dengan cara snorkeling di Karimun Jawa.
Snorkeling di Karimun Jawa

Kali ini saya akan berbagi pengalaman selama snorkeling di Karimun Jawa

Mungkin ada beberapa orang yang belum tau apa itu snorkeling?, snorkeling (selam permukaan) atau skin diving (selam dangkal) merupakan kegiatan berenang atau menyelam di perairan yang dangkal dengan menggunakan peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan kacamata pelindung, bisa juga menggunakan alat bantu lain berupa baju pelampung untuk memudahkan kita tetap mengapung di permukaan air.
Snorkeling ... melihat keindahan bawah laut dari permukaan air laut

Banyak sekali tempat wisata di Indonesia yang bisa digunakan sebagai tempat atau spot untuk snorkeling, di Bali, Lombok, Belitung, Derawan, Kepulauan Seribu, Karimun Jawa dan masih banyak tempat lainnnya, bahkan di masing-masing spot mempunyai ciri tersendiri tentang kehidupan bawah laut maupun terumbu karangnya.

Snorkeling di Karimun Jawa akan membuat kita seolah ikut berbaur dengan kehidupan laut dengan menyaksikan ikan beraneka warna berlenggak-lenggok berenang dengan bebasnya disekitar kita dengan hiasan terumbu karang yang luar biasa indah. Jadi rencanakan liburan kalian untuk berkunjung ke Karimun Jawa menikmati wisata kepulauan dengan keindahan alam beserta pantainya yang eksotik, dan juga kehidupan bawah lautnya yang mengagumkan.


Rute menuju Karimun Jawa dari Surabaya, akomodasi dan penginapan selama di Karimun Jawa

Rute dari Kota Surabaya menuju Karimun Jawa, kita bisa menggunakan bus dari terminal Purabaya atau Bungurasih menuju terminal Jepara, kemudian berlanjut menuju pelabuhan Jepara yang berjarak sekitar 10 menit perjalanan dengan menggunakan becak dari terminal Jepara menuju pelabuhan Jepara. Dari pelabuhan Jepara inilah kita menyebrang menggunakan kapal atau boat menuju Karimun Jawa.
Rombongan satu trip untuk explore Karimun Jawa

Untuk berwisata ke Karimun Jawa kali ini, saya menggunakan paket travel, karena paket ini sudah termasuk biaya penyebrangan dari pelabuhan Jepara ke Karimun Jawa PP, penginapan, sewa kapal untuk keliling dari pulau ke pulau, makan, guide, tiket masuk ke beberapa tempat yang akan dikunjungi selama kita berkunjung di Karimun Jawa, jadi kalau dihitung biayanya selama bisa jauh lebih murah dibanding kita harus berangkat sendiri tanpa paket travel. Fasilitas snorkeling dan peminjaman alat-alat snorkeling merupakan salah satu bagian dari paket selama trip di Karimun Jawa ini. bahkan dokumentasi photo underwater selama snorkeling juga bisa dikoordinir oleh guide dan bagian dari paket ini juga.
Underwater Karimun Jawa

Serunya snorkeling di Karimun Jawa

Tempat atau spot snorkeling di Karimun Jawa

Ada beberapa titik tempat atau spot snorkeling di Karimun Jawa, diantaranya adalah :

  • Pulau Menjangan Kecil, spot snorkeling yang satu ini terletak paling dekat dengan pulau utama Karimun Jawa, hanya berjarak sekitar 5 menit perjalanan dengan perahu motor. Merupakan spot snorkeling dan diving yang cukup populer di kepulauan Karimun Jawa, memiliki banyak ikan hias termasuk ikan nemo dan terumbu karang yang relatif lebih bagus daripada pulau menjangan Besar. Bermain di spot snorkeling Menjangan Kecil sangatlah menyenangkan sebab ikan-ikan disana tidak takut manusia, mereka justru suka mengerumuni penyelam.
  • Pulau Tengah, dengan kondisi alam yang masih cukup terjaga kelestariannya, tidak salah jika pulau tengah dijadikan kawasan wisata bawah laut. Bila menyukai keanekaragaman terumbu karang yang warna warni, sebaiknya menyelam disisi barat pulau, karena disini kita akan menemukan nudibranchia, yaitu kelompok siput air.
  • Pulau Cemara Besar, biota bawah lautnya terdapat terumbu karang yang sangat bearagam, diantaranya adalah table coral yang berbentuk seperti jamur raksasa, atau staghorn coral yang bentuknya seperti cabang pohon kering dan terumbu karang lainnya berukuran kecil berwarna-warni . Beberapa spot menyelam dan snorkeling tersebar hampir di seluruh sudut pulau  Cemara Besar
  • Pulau Kecil letaknya cukup jauh dari pulau utama Karimun Jawa. Melihat keindahan ikan dan terumbu karang di pulau kecil boleh dikatakan terumbu karangnya adalah terumbu karang terbaik
Perjalanan menuju tempat snorkeling di Karimun Jawa

Terumbu karang di Karimun Jawa


Serunya snorkeling di Karimun Jawa

Tidak lengkap rasanya liburan di Karumun Jawa tanpa snorkeling, bahkan itinerary selama di Karimun Jawa yang dibuat oleh pihak travel hampir tiap harinya ada agenda untuk snorkeling dibeberapa spot yang berbeda. Bagi yang tidak bisa berenang atau belum pernah snorkeling sebelumnya tidak perlu khwatir, biasanya guide dari pihak travel dengan sabar akan memandu dan mengajari cara snorkeling dengan cara yang aman meskipun peserta tour tidak bisa berenang.
Serunya snorkeling sambil dikerumuni ikan-ikan cantik

Rasanya pakaian yang akan kita pakai selama keliling tempat di Karimun Jawa tidak akan pernah kering, karena sepanjang hari kita akan bergumul dengan air laut, mulai basah-basahan di tepian pantai yang dangkal dan berair jernih, serta sebentar-sebentar harus mencebur ke laut untuk snorkeling berenang bersama ikan-ikan di Karimun Jawa, benar-benar pengalaman yang seru !
Hampir setiap saat snorkeling kalau berlibur di Karimun Jawa

Sekedar tips selama snorkeling, jika ingin dikerubuti ikan-ikan cantik beraneka warna selama snorkeling, bawalah sepotong roti yang bisa kita beli di sekitar penginapan atau warung-warung di Karimun Jawa, Karena kehadiran kita dengan sepotong roti akan mengundang ikan-ikan tersebut untuk mendekati kita dan memakan roti yang kita bawa, rasakan kegelian dan serunya ketika mulut imut dari ikan-ikan tersebut memakan roti yang ada di genggaman kita, sebuah pengalaman seru yang tidak akan pernah kita lupakan.
Serunya dikerubuti ikan yang saling berebut roti saat snorkeling di Karimun Jawa

Tempat keren dan menarik lain yang bisa kita kunjungi selama trip di Karimun Jawa antara lain, Pulau Gleyang, Pulau Tengah, Pantai Ujung Gelam dan serunya berenang bersama ikan hiu di Penangkaran Hiu di Karimun Jawa

Saya sudah merasakan keseruan saat snorkeling di Karimun Jawa, sekarang giliran Anda yang berkesempatan merasakan keseruannya, selamat berlibur di Karimun Jawa.

Selamat datang di Karimun Jawa

Underwater Karimun Jawa

Serunya snorkeling di Karimun jawa

Aku dan snorkeling di Karimun Jawa

Temanku yang satu ini kaya Deny si manusia ikan

Serunya snorkeling di Karimun Jawa

Ikan berdatangan dengan modal sepotong roti saat snorkeling di Karimun Jawa